Langsung ke konten utama
TfC6Gfr9BSM0BUYoGSA9BSC0

nuofficial

Selamat Datang di Portal Digital Resmi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Patrang. Melalui wadah ini, kami menghadirkan dokumentasi perjuangan seluruh elemen NU—mulai dari Badan Otonom (Banom), Lembaga, hingga jajaran Ranting—dalam upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. Mari bersama-sama menjadikan media ini sebagai pusat literasi yang mencerahkan, membentengi umat dari arus informasi yang tidak selaras dengan nilai-nilai luhur kepesantrenan, serta menjadi penggerak kemandirian umat di era transformasi digital.
Search

KH. Faqih: Tiga Generasi Mengabdi untuk NU, Hingga Akhir Hayat

Jember, 30 Juli 2026 — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), khususnya warga NU di wilayah Patrang dan Jember. Almarhum Kiai Faqih telah wafat pada 30 Juli 2026.

Kepergian beliau bukan sekadar kehilangan seorang tokoh, tetapi juga kehilangan sosok yang selama bertahun-tahun telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk khidmah kepada NU.

Semasa hidupnya, Almarhum Kiai Faqih dipercaya mengemban sejumlah amanah penting dalam struktur NU, di antaranya:

  1. Rais Syuriyah PRNU Jember Lor 1
  2. Wakil Rais Syuriyah MWCNU Patrang
  3. Ketua Tim Teknis Pengelola Wakaf MWCNU Patrang

Pengabdian beliau kepada MWCNU Patrang bukanlah perjalanan singkat. Beliau telah menjadi bagian dari kepengurusan MWCNU Patrang selama tiga generasi. Sebuah perjalanan panjang yang menunjukkan konsistensi, loyalitas, dan kecintaan beliau terhadap jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Tiga Generasi, Satu Jalan Khidmah

Tiga generasi kepengurusan MWCNU Patrang telah beliau lalui. Pergantian zaman, perubahan kepengurusan, hingga dinamika organisasi tidak mengubah satu hal: komitmen beliau untuk tetap berada di jalan khidmah NU.

Beliau adalah salah satu sosok yang tidak banyak menuntut untuk dikenang, tetapi banyak memberikan contoh tentang bagaimana seharusnya seorang nahdliyin menjaga amanah.

Dalam berbagai kesempatan, ketika NU memanggil, beliau berusaha hadir. Ketika ada kepentingan jam’iyah yang membutuhkan tenaga dan pikirannya, beliau berusaha mengambil bagian.

Kami menjadi saksi.

Di saat NU memanggil, beliau selalu siap hadir. Jarak raganya dengan NU hanya dibatasi oleh kondisi kesehatan. Bukan karena berkurangnya kecintaan, bukan pula karena menjauh dari jam’iyah.

Bahkan ketika usia dan kesehatan mulai membatasi langkah, hati dan semangat beliau tetap tertaut dengan NU.

Khidmah yang Tak Berhenti

Bagi kami, Kiai Faqih bukan hanya seorang pengurus. Beliau adalah bagian dari perjalanan panjang NU di Patrang.

Keteguhan beliau dalam menjalankan amanah menjadi pelajaran bahwa khidmah kepada NU bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang kesediaan untuk terus hadir, menjaga amanah, dan memberikan manfaat selama masih diberi kesempatan oleh Allah SWT.

Kini, panggilan itu telah berubah.

Bukan lagi panggilan untuk menghadiri rapat, kegiatan, atau menjalankan amanah jam’iyah. Tetapi beliau telah memenuhi panggilan yang lebih tinggi: menghadap ke hadirat Allah SWT.

Kita yang masih diberi kesempatan hidup hanya bisa melanjutkan perjuangan dan mendoakan beliau.

Semoga seluruh amal khidmah Almarhum Kiai Faqih untuk Nahdlatul Ulama, keluarga, masyarakat, dan umat Islam diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan beliau, menerima seluruh amal baiknya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan beliau bersama para ulama, shalihin, dan orang-orang yang dicintai-Nya.

Selamat jalan, Kiai Faqih.

Tiga generasi telah menjadi saksi panjangnya pengabdian panjenengan di NU.

Kini panjenengan telah berpulang, tetapi jejak khidmah itu akan tetap hidup dalam ingatan kami.

Al-Fatihah.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Semoga Allah mengampuni, merahmati, memberikan keselamatan, dan memaafkan beliau.

Jember, 30 Juli 2026


KH. Faqih: Tiga Generasi Mengabdi untuk NU, Hingga Akhir Hayat
Next Post

0Komentar

© Copyright - NU PATRANG OFFICIAL. All rights reserved.