Sinergi MWCNU Patrang dan KUA: Tingkatkan Akurasi Ibadah Lewat Sosialisasi Sertifikasi Arah Kiblat
PATRANG – Dalam upaya memastikan ketepatan arah kiblat bagi tempat ibadah umat Islam, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Patrang menghadiri undangan giat sosialisasi dan pelatihan penentuan arah kiblat yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Patrang pada Kamis (23/04).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu masjid setempat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis serta prosedur sertifikasi arah kiblat bagi pengurus masjid dan musholla di wilayah Patrang.
Pentingnya Akurasi Kiblat
Arah kiblat merupakan syarat sahnya ibadah salat, sehingga akurasinya menjadi prioritas utama. Melalui program "Sosialisasi Sertifikasi Arah Kiblat", KUA Patrang menggandeng berbagai unsur keagamaan, termasuk tokoh-tokoh dari MWCNU Patrang, untuk menyamakan persepsi dan metode pengukuran.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) dalam melayani umat. Penentuan arah kiblat bukan hanya soal teknis, tapi soal ketenangan jamaah dalam beribadah," ujar salah satu perwakilan MWCNU yang hadir.
Materi dan Pelatihan Teknis
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pembekalan mengenai:
- Metode Pengukuran: Penggunaan alat bantu manual maupun teknologi digital terkini dalam menentukan koordinat Ka'bah.
- Prosedur Sertifikasi: Langkah-langkah bagi pengurus masjid/musholla untuk mengajukan verifikasi resmi ke Kementerian Agama.
- Praktik Lapangan: Simulasi langsung cara menentukan arah kiblat yang presisi guna menghindari pergeseran derajat yang signifikan.
Harapan Kedepan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh masjid dan musholla di wilayah Kecamatan Patrang memiliki sertifikasi arah kiblat yang resmi. Hal ini penting untuk meminimalisir keraguan di tengah masyarakat terkait keakuratan arah bangunan tempat ibadah lama maupun yang baru akan dibangun.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran KUA Patrang, pengurus MWCNU Patrang, dan para tokoh agama setempat sebagai simbol komitmen bersama dalam

0Komentar