Strategi Lintas Struktural MWCNU Patrang: Sinergi Dakwah, Matrikulasi Kinerja, dan Kepedulian Sosial
JEMBER – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Patrang menegaskan posisinya sebagai organisasi yang aktif, terstruktur, dan bervisi maju melalui penyelenggaraan rapat koordinasi akbar yang bertempat di PP Rotan Patrang Hari Senin, 9 Maret 2026.
Pertemuan ini menjadi istimewa karena menunjukkan tingkat kehadiran struktural yang sangat tinggi. Seluruh jajaran Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, perwakilan dari 17 Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Patrang, serta pimpinan Badan Otonom (BANOM) dan Lembaga NU hadir dalam satu barisan yang solid.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWCNU Patrang menegaskan pentingnya pertemuan ini. "Kita sedang menghadapi fase penting. Kehadiran lengkap seluruh unsur hari ini adalah bukti bahwa spirit khidmah di Patrang sangat luar biasa. Kita harus menyatukan langkah untuk memastikan semua agenda besar kita berjalan presisi," ujarnya.
Rapat koordinasi ini secara spesifik membedah tiga poin redaksi utama:
1. Optimalisasi Syiar: Koordinasi Kegiatan Ramadhan
Memasuki bulan suci, MWCNU Patrang memastikan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah hadir di tengah masyarakat secara masif dan terstruktur. Forum menyepakati standardisasi kegiatan, mulai dari jadwal tarawih, kajian kitab, peringatan Nuzulul Qur’an, hingga manajemen Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di tingkat Ranting. Sinergi dengan Lembaga Takmir Masjid (LTM) dan Lembaga Dakwah (LD) diperkuat untuk memastikan masjid-masjid di Patrang menjadi pusat syiar yang sejuk.
2. Menuju Standardisasi Global: Uji Materi NU Award
Poin strategis kedua yang menjadi fokus utama adalah persiapan menghadapi NU Award. Ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan instrumen evaluasi diri dan standarisasi kinerja organisasi. Tim khusus medsos dan lembaga terkait menyajikan uji materi yang mendalam, meliputi kesiapan administrasi, pengelolaan program kerja, hingga performa media sosial ranting dan BANOM. Tujuannya jelas: Menunjukkan bahwa Patrang adalah basis NU yang dikelola secara modern dan profesional.
3. Manifestasi Kepedulian: Penyerahan Bingkisan Kolektif
Sebagai penutup agenda yang menyentuh sisi kemanusiaan, dilakukan prosesi penyerahan bingkisan Ramadhan secara simbolis. Program ini merupakan inisiatif kolaboratif yang didukung penuh dari berbagai pihak. Bingkisan ini akan didistribusikan melalui Ranting kepada guru ngaji, kaum dhuafa, dan jamaah yang membutuhkan, sebagai bentuk nyata kehadiran NU di tengah denyut nadi masyarakat.
Pertemuan akbar ini diakhiri dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam tentang betapa kuatnya ikatan ukhuwah nahdliyyah yang ada di Patrang. Dengan barisan sepadat ini, MWCNU Patrang siap mengarungi Ramadhan dengan penuh berkah dan meraih prestasi terbaik dalam ajang NU Award mendatang.



0Komentar