Perkuat Silaturahmi di Zona 4, Safari Ramadhan MWCNU Patrang Sambangi Masjid Lil Muttaqin Banjarsengon
JEMBER – Rangkaian agenda Safari Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Patrang terus bergulir. Memasuki Zona 4, rombongan tim safari menyambangi Masjid Lil Muttaqin, Kelurahan Banjarsengon, pada Senin malam (02/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengurus MWCNU Patrang untuk bersilaturahmi langsung dengan warga Nahdliyin dan jamaah di wilayah Banjarsengon. Suasana masjid tampak khidmat dengan kehadiran jajaran syuriyah, tanfidziyah, serta badan otonom (Banom) NU yang berbaur bersama masyarakat setempat.
Mutiara Hikmah: Sabar sebagai Kunci Kualitas Ibadah
Dalam mauidah hasanah yang disampaikan oleh K. Rofikul A’la, beliau mengangkat tema sentral mengenai urgensi kesabaran dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Menurut beliau, Ramadhan adalah madrasah terbaik untuk melatih tingkatan sabar yang paling tinggi.
"Sabar itu bukan hanya saat kita tertimpa musibah. Namun, sabar yang paling utama adalah sabar dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Istiqomah dalam shalat tarawih, tadarus, dan menahan diri dari hal yang membatalkan pahala puasa memerlukan kekuatan jiwa yang besar," jelas K. Rofikul A’la.
Beliau menambahkan bahwa kesabaran dalam beribadah merupakan fondasi utama untuk mencapai derajat taqwa. Tanpa rasa sabar, ibadah seseorang akan terasa berat dan hambar. Dengan mempertebal kesabaran, seorang hamba akan lebih mudah mendekatkan diri kepada Sang Khalik dan meraih keberkahan di bulan suci ini.
Penguatan Ukhuwah di Banjarsengon
Selain aspek spiritual, Safari Ramadhan ini juga berfungsi sebagai sarana konsolidasi organisasi di tingkat Ranting (PRNU). Perwakilan MWCNU Patrang menyampaikan bahwa semangat kesabaran dan ketakwaan yang dibahas harus diimplementasikan dalam semangat berkhidmat di organisasi Nahdlatul Ulama.
Jama'ah Masjid Lil Muttaqin Banjarsengon menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kyai. "Kehadiran K. Rofikul A’la dan tim MWCNU memberikan pencerahan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga kerukunan antarwarga," ungkapnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh para sesepuh, memohon agar seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk menyelesaikan ibadah Ramadhan dengan predikat hamba yang bertaqwa

0Komentar