Dari Patrang untuk Nusantara: Kaderisasi Ahli Hisab Rukyat NU Menjawab Tantangan Zaman
Komitmen Nahdlatul Ulama dalam menjaga akurasi ibadah umat kembali ditegaskan melalui Kegiatan Kaderisasi Ahli Hisab dan Rukyat Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur Angkatan 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyiapkan kader-kader falakiyah yang tidak hanya mumpuni secara keilmuan, tetapi juga kokoh dalam khidmah jam’iyyah.
Dalam kegiatan tersebut, Lembaga Falakiyah NU MWCNU Patrang turut ambil bagian sebagai wujud nyata kontribusi dari tingkat kecamatan untuk penguatan falakiyah NU di Jawa Timur. Hadir sebagai perwakilan LFNU MWCNU Patrang, Ustadz Miftahul Ikhsan, yang berdiri bersama Samsul Ma’arif, pengurus Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur, mencerminkan kesinambungan kaderisasi dari daerah hingga wilayah.
Turut mendampingi, Suharyono, yang saat ini mengemban amanah di Bimas Kementerian Agama, kehadirannya menjadi penguat sinergi antara NU dan pemerintah dalam urusan keagamaan, khususnya terkait penentuan awal waktu ibadah dan kalender hijriyah.
Kegiatan kaderisasi ini bukan sekadar pelatihan teknis hisab dan rukyat, tetapi juga menjadi forum konsolidasi nilai—bahwa ilmu falak di tubuh NU dijaga dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah, berpijak pada tradisi, namun responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui kaderisasi ini, diharapkan lahir ahli-ahli falak NU yang siap mengabdi di tengah umat, menjadi rujukan yang kredibel, serta menjaga marwah NU sebagai penjaga tradisi keilmuan Islam yang otoritatif dan menenangkan.
Dari Patrang, semangat itu terus dirawat. Dari NU, khidmah itu terus berjalan.

0Komentar