Khidmat Sosial BATS - 2 : LAZISNU MWCNU Patrang Gelar Sunat Massal dan Donor Darah
Acara ini diselenggarakan di bawah kepemimpinan Ketua LAZISNU MWCNU Patrang, Muhammad Hilali, yang menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari khidmah NU untuk umat. “Sunat massal dan donor darah bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk kepedulian dan solidaritas sosial yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Harian MWCNU Patrang, di antaranya Rois Syuriah Drs. Muh. Hisyam Balya, Ustadz Abdul Wafi, Ustadz Abdul Aziz, Kyai Faqih, serta jajaran Tanfidziyah MWCNU Patrang yang diwakili oleh Kyai Mustamik. Kehadiran para tokoh NU ini menambah kekhidmatan acara sekaligus menjadi penyemangat bagi para peserta dan panitia.
Tidak hanya dari unsur keagamaan, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur pemerintah dan aparat kewilayahan. Turut hadir Lurah Gebang, Bapak Nanang, S.Sos, Camat Patrang, serta Babinsa, yang menunjukkan sinergi kuat antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.
Sebanyak 57 anak mengikuti sunat massal dengan tertib dan penuh semangat, didampingi oleh tenaga medis profesional. Selain itu, LAZISNU MWCNU Patrang juga menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim serta 10 orang dhuafa, sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menyumbangkan darah sebagai wujud nyata kepedulian kemanusiaan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak pagi hari. Para orang tua menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, karena sangat membantu dan meringankan beban masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LAZISNU MWCNU Patrang berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi sosial yang bermanfaat dan berkelanjutan. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjadi nilai utama yang terus ditanamkan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli, dan berdaya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa NU hadir tidak hanya dalam dakwah dan pendidikan, tetapi juga dalam aksi nyata untuk kemanusiaan.

Semoga kedepan bisa lebih banyak peserta khitan massal dan donor darahnya
BalasHapus